Pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) Tambang BNSP

Pelatihan Pengawas Operasional Pertama (POP) dirancang untuk memberikan kompetensi bagi individu yang bertugas sebagai pengawas operasional tingkat pertama di sektor pertambangan. Pelatihan ini mengacu pada standar nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta regulasi yang berlaku di bidang pertambangan. Peserta akan dibekali pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk mengelola aspek operasional dengan memastikan keselamatan, produktivitas, dan kepatuhan terhadap peraturan.

Materi Pelatihan

  • Dasar-Dasar K3 di Sektor Pertambangan

    • Peraturan perundangan terkait K3 tambang.
    • Konsep dan prinsip dasar K3.
  • Peran dan Tanggung Jawab Pengawas Operasional Pertama

    • Pengawasan operasional.
    • Pengendalian aktivitas operasional tambang.
  • Manajemen Risiko Operasional Tambang

    • Identifikasi risiko di area kerja.
    • Teknik penilaian dan pengendalian risiko.
  • Prosedur Kerja Aman

    • Penyusunan standar operasi kerja aman (SOP).
    • Implementasi dan pengawasan SOP.
  • Investigasi Insiden dan Kecelakaan Kerja

    • Teknik investigasi insiden di tambang.
    • Penyusunan laporan insiden dan rekomendasi perbaikan.
  • Pengelolaan Lingkungan Tambang

    • Prinsip pengelolaan lingkungan di area tambang.
    • Sistem pengelolaan limbah dan dampak lingkungan.
  • Studi Kasus dan Simulasi Pengawasan Operasional

    • Pemecahan masalah operasional.
    • Analisis kasus kecelakaan kerja.

Silabus Pelatihan

Hari Topik Detail Materi Durasi
1 Dasar-Dasar K3 dan Peran POP – Regulasi terkait K3 tambang.
– Tugas dan tanggung jawab pengawas operasional pertama.
6 jam
2 Manajemen Risiko Operasional Tambang – Identifikasi risiko.
– Penyusunan mitigasi risiko operasional.
6 jam
3 Prosedur Kerja Aman dan Investigasi Insiden – Penyusunan dan implementasi SOP.
– Teknik investigasi insiden tambang.
6 jam
4 Pengelolaan Lingkungan dan Simulasi – Prinsip pengelolaan lingkungan.
– Studi kasus dan simulasi pengawasan operasional.
6 jam
5 Ujian Kompetensi Sertifikasi – Evaluasi teori dan praktik oleh asesor BNSP. 6 jam

Skema Sertifikasi

Tahapan Kegiatan Keterangan
Pendaftaran – Pengisian formulir dan pengumpulan dokumen. KTP, CV, pengalaman kerja minimal 1 tahun.
Pelatihan – Teori dan praktik sesuai dengan silabus pelatihan. 5 hari pelatihan intensif.
Ujian Sertifikasi – Ujian teori, praktik, dan wawancara oleh asesor BNSP. Mengacu pada standar sertifikasi nasional.
Penerbitan Sertifikat – Penilaian hasil ujian dan penerbitan sertifikat. Sertifikat dikeluarkan oleh BNSP.

Kompetensi yang Dicapai

Peserta yang menyelesaikan pelatihan dan lulus sertifikasi akan memiliki kompetensi:

  1. Menerapkan peraturan K3 dan regulasi operasional di tambang.
  2. Melaksanakan pengawasan operasional tingkat pertama dengan efektif.
  3. Mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko operasional.
  4. Menyusun prosedur kerja aman dan memastikan implementasinya.
  5. Melakukan investigasi kecelakaan kerja dan memberikan rekomendasi perbaikan.
  6. Mengelola aspek lingkungan di area operasional tambang.

Durasi Pelatihan

  • 5 hari, total waktu 30 jam.

Sertifikat yang Diperoleh

Peserta yang lulus akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Pengawas Operasional Pertama (POP) dari BNSP, yang diakui secara nasional sebagai bukti kompetensi di bidang pengawasan operasional tambang.

Daftar dan Ikuti Pelatihannya

Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti Pelatihan Sertifikasi BNSP bersama Cipta Sinergi Mitra Satya dan pastikan keselamatan serta kesehatan kerja di perusahaan Anda terjamin. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut atau untuk jadwal pelatihan!